
Jakarta – Kram otot bisa muncul kapan saja, termasuk saat tubuh sedang berolahraga. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas fisik, tetapi juga dapat berkaitan dengan kurangnya cairan dan asupan mineral tertentu.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengurangi risiko kram. Selain mencukupi kebutuhan air, pola makan juga dapat mendukung fungsi otot karena sejumlah makanan mengandung elektrolit dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Dikutip dari WebMD, ada beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga kesehatan otot. Berikut tujuh di antaranya:
1. Semangka
Dengan kandungan air sekitar 90 persen, semangka dapat menjadi pilihan camilan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Hidrasi yang cukup penting untuk menjaga fungsi otot tetap optimal.
Buah ini juga mengandung kalium, meskipun jumlahnya tidak sebanyak beberapa jenis melon. Rasanya yang menyegarkan membuat semangka cocok dikonsumsi setelah beraktivitas, terutama ketika cuaca panas.
2. Pisang
Pisang kerap menjadi pilihan bagi orang yang aktif berolahraga karena mengandung sejumlah mineral yang berkaitan dengan fungsi otot, seperti kalium, magnesium, dan kalsium.
Kalium membantu proses penghantaran sinyal saraf menuju otot. Sementara itu, magnesium berperan dalam membantu otot kembali rileks setelah berkontraksi dan kalsium dibutuhkan agar kontraksi otot berlangsung dengan baik.
3. Susu
Segelas susu dapat memberikan beberapa elektrolit penting, termasuk kalsium, kalium, dan natrium. Mineral tersebut dibutuhkan tubuh untuk mendukung kerja saraf dan otot.
Susu juga menyediakan protein berkualitas yang membantu proses pemulihan jaringan setelah berolahraga. Karena itu, susu dapat menjadi salah satu pilihan minuman setelah melakukan aktivitas fisik.
4. Alpukat
Selain dikenal sebagai sumber lemak sehat, alpukat juga memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi. Satu buah alpukat berukuran sedang dapat menyediakan sekitar 975 miligram kalium, atau hampir dua kali jumlah kalium dalam satu buah pisang.
Kalium dibutuhkan dalam berbagai proses tubuh, termasuk menjaga fungsi otot. Meski demikian, alpukat juga relatif tinggi kalori dan lemak sehingga porsinya tetap sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
5. Ubi Jalar
Ubi jalar juga dapat dimasukkan ke dalam menu untuk membantu memenuhi kebutuhan mineral. Makanan ini mengandung kalium, magnesium, dan kalsium yang mendukung kerja otot.
Selain ubi jalar, kentang dan labu juga dapat menjadi alternatif. Kandungan air di dalam makanan tersebut turut membantu memenuhi asupan cairan tubuh, meski kebutuhan hidrasi tetap perlu dipenuhi dengan minuman.
6. Melon atau Blewah
Melon dan blewah memiliki kandungan air yang tinggi serta menyediakan sejumlah elektrolit, seperti kalium, magnesium, kalsium, dan sedikit natrium.
Nutrisi tersebut dapat membantu memenuhi kembali cairan dan elektrolit yang berkurang setelah tubuh banyak berkeringat. Mengonsumsi potongan melon atau blewah setelah beraktivitas bisa menjadi salah satu cara untuk menambah asupan cairan dan mineral.
7. Jus Jeruk
Jus jeruk dapat memberikan tambahan cairan sekaligus sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh. Dalam satu gelas, jus jeruk disebut mengandung hampir 500 miligram kalium.
Selain kalium, minuman ini juga menyediakan kalsium dan magnesium yang berperan dalam mendukung fungsi otot. Jika membeli jus jeruk kemasan, perhatikan label nutrisi dan pilih produk yang tidak mengandung tambahan gula dalam jumlah berlebihan.
Pada dasarnya, kram otot dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk aktivitas fisik, dehidrasi, serta ketidakseimbangan elektrolit. Karena itu, mengonsumsi makanan tertentu saja tidak menjamin kram pasti dapat dicegah.
Memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan persiapan yang tepat sebelum berolahraga tetap menjadi bagian penting untuk membantu menjaga kondisi otot.