
Jakarta – Sebuah penembakan terjadi di pusat perbelanjaan Fairlane Town Center, Dearborn, Michigan, Amerika Serikat, pada Jumat (3/7/2026) waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa itu memicu kepanikan di dalam mal. Para pengunjung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri, bahkan seorang warga dilaporkan tertabrak kendaraan di area luar pusat perbelanjaan saat berusaha menghindari kerumunan.
Kepala Kepolisian Dearborn, Issa Shahin, menjelaskan bahwa penembakan berawal dari pertikaian antara dua kelompok anak muda yang saling mengenal. Ketika bertemu di dalam mal, cekcok berkembang menjadi perkelahian dan kemudian berujung baku tembak.
Menurut Shahin, anggota dari kedua kelompok diketahui membawa senjata api. Sejumlah orang yang diduga terlibat saat ini telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan, meski belum ada pihak yang langsung ditetapkan sebagai tersangka.
Salah satu korban meninggal di lokasi kejadian di dalam Fairlane Town Center, sementara korban lainnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit terdekat. Identitas maupun kondisi korban yang terluka belum diumumkan secara resmi.
Usai insiden tersebut, pihak berwenang langsung mengosongkan seluruh area mal. Fairlane Town Center juga ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan banyak pengunjung berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan setelah terdengar suara tembakan.
Fairlane Town Center merupakan salah satu pusat belanja besar di Dearborn dengan lebih dari 125 toko dan restoran. Kota Dearborn sendiri berada sekitar 15 kilometer di sebelah barat Detroit dan memiliki populasi lebih dari 100 ribu jiwa.
Kepolisian Negara Bagian Michigan turut membantu penyelidikan kasus tersebut. Letnan Spesialis Tyhrann Howard mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kepolisian Dearborn untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian dan mencari pihak yang bertanggung jawab.