
Jakarta – Banyak orang langsung mengupas jeruk mandarin tanpa mencucinya terlebih dahulu karena menganggap kulitnya tidak ikut dimakan. Padahal, pakar keamanan pangan mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari demi menjaga kebersihan buah.
Jeruk mandarin memang memiliki kulit tebal yang melindungi bagian dalam buah. Namun, permukaan kulitnya tetap berpotensi terkontaminasi berbagai kotoran selama proses budidaya, pengemasan, hingga distribusi.
Mengutip World of Buzz, imbauan tersebut disampaikan oleh Sazly Azizuddin Sahaimi, Wakil Direktur Divisi Keamanan dan Kualitas Makanan Dinas Kesehatan Negara Bagian Penang (JKNPP), Malaysia, yang juga merupakan anggota Malaysian Food Safety Association (MAFSA).
Melalui unggahan di media sosial, Sazly menjelaskan bahwa kulit jeruk dapat menjadi tempat menempelnya debu, tanah, residu pestisida, maupun kotoran lain yang tidak selalu terlihat dengan mata.
Menurutnya, meski bagian yang dikonsumsi berada di dalam kulit, risiko kontaminasi tetap ada ketika proses pengupasan dilakukan. Tangan atau pisau yang menyentuh kulit jeruk dapat memindahkan kotoran ke daging buah yang siap dimakan.
Ia menjelaskan bahwa kulit buah bukan sekadar pelindung alami, tetapi juga permukaan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan selama proses panen, penyimpanan, dan pengangkutan. Karena itu, kebersihannya tetap perlu diperhatikan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Sazly menyarankan agar jeruk mandarin dicuci di bawah air mengalir sambil digosok perlahan sebelum mulai dikupas. Langkah sederhana ini dinilai cukup efektif membantu membersihkan sisa debu maupun residu yang menempel pada kulit buah.
Meski demikian, ia mengingatkan agar proses pencucian dilakukan sesaat sebelum buah akan dikonsumsi atau disajikan. Mencuci jeruk jauh sebelum digunakan, kemudian menyimpannya dalam keadaan lembap, justru dapat mempercepat proses pembusukan.
Kelembapan yang tersisa pada permukaan kulit dapat memperpendek masa simpan buah. Oleh karena itu, mencuci jeruk tepat sebelum dikupas menjadi cara yang lebih aman untuk menjaga kualitas sekaligus kebersihan buah.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan mencuci jeruk mandarin sebelum mengupasnya dapat membantu meminimalkan perpindahan kotoran dan kontaminan ke bagian buah yang akan dikonsumsi.